JAKARTA: PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, dan Bio Pertamax mulai 1 September 2010 rerata Rp125-Rp200 per liter dibandingkan dengan harga 15 Agustus 2010 untuk beberapa wilayah di Indonesia.
Vice President Corporate Communication Pertamina Mochammad Harun mengungkapkan perubahan harga tersebut disesuaikan dengan harga MOPS dan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibandingkan dengan periode sebelumnya.
"Harga baru ini mulai diberlakukan per 1 September 2010 pukul 00.00 WIB,"
Dengan harga baru tersebut, kata Harun, sebagian besar harga BBM non-subsidi Pertamina yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Bio Pertamax memang mengalami penurunan, terutama di wilayah Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia.
Dia mengatakan harga BBM non subsidi di sebagian besar unit pemasaran Pertamina tidak mengalami perubahan. (hl)
Great Blog..!!!! Keep Blogging.... :)
BalasHapusGreat Blog..!!!! Keep Blogging.... :)
BalasHapus